Ashoka Indonesia
 

  Jl.Saninten No. 37
  Bandung - 40114
  West Java
  Indonesia
  tel/fax: 62-22-7234095
  email

 

fellow 1986

S r i K u s y u n i a t i
Lahir di Yogyakarta, 20 Juni 1958. Lulus sebagai Sarjana pada Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris, IKIP. Fokus perhatiannya adalah masalah buruh wanita, dan mendirikan Yayasan Annisa Swasti (YASANTI, yang artinya perempuan mandiri), sebagai organisasi swadaya masyarakat. Sasaran kualitatifnya adalah peningkatan wawasan dan pengembangan keterampilan untuk menaikan posisi tawar buruh wanita dalam pekerjaannya, antara lain melalui keterampilan-keterampilan dalam kelompok-kelompok wanita pekerja (buruh). Pendidikan bagi buruh tersebut diharapkan dapat membuat mereka lebih berani untuk mengubah jalan hidup mereka dan dapat meningkatkan tingkat ekonomi dan sosial. Semuanya itu ditempuh dengan cara-cara membangun "kekuatan di bawah" dengan penyadaran diantara para buruh wanita. Aksi-aksi program wanitanya dimulai sejak tahun 1982 antara lain dengan membina dan mengorganisir buruh tani wanita, pelayan toko wanita, buruh pabrik, pengrajin batik dan buruh wanita pengrajin kulit. Penggagas Riffka Annisa ini pernah menduduki berbagai jabatan di berbagai organisasi antara lain: National Women Coordinator of Asian Cultural Forum On Development (ACFOD), National Coordinator of Partisipatory Research in Asia (PRIA), dan anggota Women International League for Peace and Freedom (WILPF).
Kusyuniati menyelasikan studi S3 di Swinburne University, Mealborne, Australia, dengan disertasi "An Evaluation of the Dynamics of the Indonesian Workers Movement: Strikes 1990-1996".
:: Yayasan Annisa Swasti Jl. Pamularsih No.38, Patangpuluhan, YOGYAKARTA-55251 Tel/Fax: 0274-376014 e-mail: yasanti@yogya.wasantara.net.id

Z u k r i S a a d
Lahir di Bukittinggi, 5 November 1956. Lulus dari ITB tahun 1985. Fokus perhatiannya adalah masalah pendidikan dan masyarakat. Ketertarikannya dalam masalah ini sudah lama diamatinya pada berbagai kegiatan ketika kuliah. Pernah menjabat sebagai Direktur Lembaga Pengembangan INS, karena INS sendiri mengalami kemunduran, menurutnya agar INS bisa menjadi bagian dari masyarakat, harus pula berfungsi untuk meneliti dan mengembangkan porensi atau sumber daya alam yang dimiliki Sumatera Barat maupun Nasional. Lembaga ini diarahkan untuk menyentuh kebutuhan masyarakat banyak, non-profit dan sebagai extention service. Dan INS pula sebagai lembaga pendidikan, perlu ditingkatkan dan dikembangkan kualitas lulusan yang siap pakai dan mampu berdiri sendiri dan diharapkan dapat menjadi penggerak dan pengembang masyarakat. Sistem pendidikan 'aktif-kreatif-positif' yang diterapkan di INS Kayutanam merupakan suatu pendidikan yang diharapkan anak didiknya dapat menemukan sendiri konsep ilmu pengetahuan dan teknologi sambil melakukan pekerjaan atau do-school, yang artinya memadukan unsur-unsur kecerdasan intelektual, keterampilan dan ketahanan kerja fisik serta dukungan moralitas yang tinggi. Diharapkan pula INS sebagai Lembaga Pengabdi Masyarakat dapat bekerjasama dengan masyarakat dalam hal alokasi / penyuluhan serta menyelenggarakan training / kursus pendek untuk berbagai keperluan yang sesuai dengan kebutuhan.
:: KOPERASI EKOATOR Minang Media Jl. A.Yani No. 4 Padang-25121 Telp. 0751-23129. Fax. 0751-36411 e-mail: ekoator@mimbarminang.com

S u d i S u b i a n t o (alm.)
Pengembangan Budaya dan Ekonomi
Pendiri dan ketua Yayasan Paguyuban Ciremai (YPC) yang mengembangkan kelompok-kelompok usaha bersama, kegiatan keagamaan, olah raga tradisional, kegiatan remaja dan wanita. Tujuannya memerangi pengangguran, kelaparan dan kemiskinan. Berhasil memanfaatkan dan mengembangkan ikatan budaya tradisional sebagai salah satu aspek dalam menciptakan masyarakat kerja yang produktif. Karena figurnya, oleh masyarakat ditokohkan sebagai seorang pengemban tugas membangun melalui hakekat budaya setempat (Cirebon). Tahun 1988 terpilih sebagai anggota DPRD II Cirebon. Kemudian mendirikan Yayasan Lembaga Bina Seni Budaya Macarman yang mempunyai program tetap untuk membina lingkungan hidup, seni budaya, dengan usaha berdikari.
:: Yayasan Macarman Jl. Yayasan Macarman Desa Kebun Turi No.363, Blok III Kecamatan Ciwaringin, Cirebon-JAWA BARAT-45167 Tel: 0231-358264

I t j a F r a n s
Teknik Pertanian Lahan Kering.
Melalui pelatihan dan bantuan kepada ratusan kader petani di pedesaan, Itja berupaya meningkatkan produksi pertanian dan program konservasi tanah dan air yang berbasis masyarakat di berbagai pulau di Nusa Tenggara, Maluku dan Irian. Itja, seorang Pendeta Kristen, telah melakukan karya rintisan pada pertanian tanah kering selama lebih dari tiga puluh tahun. Ia mendirikan organisasinya dengan memimpin pusat latihan kader pembangunan desa yang sekarang telah memasuki Angkatan ke XII, sejak pusat latihan didirikan tahun 1985. Tujuannya mengajarkan rakyat pedesaan metode dasar konservasi tanah agar dapat meningkatkan produktivitas daerahnya, yaitu lima kabupaten di Nusa Tenggara Timur. Ia telah merehabilitasi sebuah pusat pelatihan usang yang dibangun pada awalnya oleh misionaris Menonit tempat ia memberikan kursus singkat dalam dalam setahun sekali, program pendidikan dua belas tahun yang ekstensif. Peserta latihan ini berasal dari NTT, Timor-Timur, Maluku dan Irian. Peserta dapat tinggal di pusat pelatihan sehingga petani dari luar daerahpun dapat ikut serta. Selain itu juga diselenggarakan latihan PSM bagi tokoh-tokoh masyarakat, Wanatani, Manajemen KSM, Wirausaha Kecil, Motivator Kesehatan, Gender dan Industri Kecil di pusat latihan setiap tahun. Latihan yang sama dilaksanakan pula di wilayah-wilayah kecuali motivator pembangunan, ditunjang dengan program dana bergulir sapi, temu kerja produktif antar kader dan dukungan kredit modal usaha bagi KSM-KSM yang akan dipersiapkan menjadi Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat. Dalam rangka mem-back-up para kader pembangunan maka diselnggarakan reuni motivator pembangunan desa di pusat latihan yang telah berlangsung tiga tahapan di tahun 1997-1998. Itja memberikan pula bimbingan dan bantuan teknis kepada mantan siswa latihannya, ia juga membentuk unit-unit usaha produktif berupa usaha ternak babi, ayam, sapi dan unit pertanian di pusat latihan sebagai media belajar bagi para petani ketika mengikuti latihan di pusat latihan.
:: Yayasan Alfa Omega Jl. Tim-Tim, Km.13, Tarus, PO.BOX 98, Kupang, NTT Tel: 0380-832613 e-mail: yao@kupang.wasantara.net.id

E k a B u d i a n t a
Menulis sebagai kerja sosial, ia terpilih untuk bidang kesenian dan pendidikan.
"Menjadi penyair berarti tidak tinggal diam, melainkan ikut terlibat dalam menyelesaikan masalah di masyarakat, merasakannya, berpikir bersama, untuk dan tentang masyarakat" tulisnya. Sebagai tokoh nasional dan internasional, Eka Budianta menggunakan puisi dalam upaya inspirasi pada masyarakat luas khususnya para pengambil keputusan. Konsepnya yang kuat dan jelas, terutama dalam memperjuangkan perubahan menuju masyarakat yang pluralistik dan toleran. Untuk para penulis muda dan kalangan buruh, ia mengadakan lokakarya dan bimbingan mengarang. Misalnya di kalangan Komunitas Sastra Indonesia dan pelatihan jurnalisme lingkungan di berbagai daerah. Antara 1994-1998 ia menjabat Direktur Eksekutif Dana Mitra Lingkungan. Selanjutnya direktur urusan sosial PT Tirta Investama, induk perusahaan air minum Aqua-Danone. Kegiatannya meningkatkan kesadaran lingkungan dan sosial di kalangan industri. Ia juga aktif dalam Konferensi Yayasan dan Organisasi Asia, pengarah Jaringan Pendidikan Lingkungan serta anggota Yayasan Mitra Budaya, yang menerbitkan jurnal sastra dan filsafat. Beberapa bukunya "Rumahku Dunia" (kumpulan puisi), "Moral Industri" (esei), dan "Mengembalikan Kepercayaan Rakyat" (kumpulan surat).

E n n y S o e k o e r
Semasa masih menjadi mahasiswa arsitektur di Universitas Diponegoro, Semarang, Enny telah aktif di Yayasan Bhakti Karya (Yabaka), sebuah LSM yang memberi perhatian besar pada akses kepemilikan rumah sederhana bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui Yabaka ini pula, secara khusus Enny mengembangkan konsep sekaligus model rumah murah yang memenuhi syarat-syarat dasar perumahan sehat, yakng meliputi aspek sirkulasi udara, cahaya, kebersihan, dan keleluasaan. Teknologi ini diterapkan dalam materi dan rancangan rumah. Enny bergabung sebagai Fellow Ashoka pada tahun 1986.

 
ASHOKA REGIONAL WEB SITES:

Ashoka International   Brazil   Canada   Czech and Slovak Republics   France
Germany  Hungary    Indonesia   Latin America   Middle East/North Africa
Nigeria   Poland   Southern Africa   Spain   Turkey   United States

©COPYRIGHT 2006 ASHOKA   •   Legal & Privacy Policy