Ashoka Indonesia
 

  Jl.Saninten No. 37
  Bandung - 40114
  West Java
  Indonesia
  tel/fax: 62-22-7234095
  email

 
S u d a r n o
Darno, kelahiran Bingkat — Sumatera Utara, secara konsisten mengupayakan pendidikan bagi kalangan tidak mampu baik karena hambatan ekonomi maupun diskriminasi sistem/peraturan berkaitan dengan tragedi keruh yang dikenal dengan G30S-PKI. Tragedi yang terjadi ketika dia berumur tiga tahun. Secara khusus Darno mengupayakan keadilan dan kesetaraan dalam memperoleh pendidikan bagi mereka korban 'penandaan keturunan Eks-Tapol', produk diskriminatif rezim Orde Baru.
Upaya Darno, penulis yang aktif dan juga seorang seniman pentas ini, dipicu oleh kekecewaannya, yang juga secara sistem telah dihambat dalam memperoleh hak kesetaraan sebagai warga negara. Kekecewaan ini berawal ketika haknya atas beasiswa dimentahkan karena latar belakang keluarganya yang dituduh tahanan politik, itu adalah pertama kalinya dia mengenal latar belakang keluarganya. Lalu dengan berbekal akademis pengajaran pulanglah ke Bingkat dan memulai upayanya memberi pendidikan bagi mereka yang senasib dengannya: korban diskriminasi.
Kegiatan yang dimulai sejak 1988 tersebut sampai sekarang terus berkembang dengan dukungan rekan-rekannya di Deli Serdang dan sekitar Sumatera Utara. Kegiatan pendidikan alternatif ini bukan sekedar suatu bentuk pengajaran namun telah juga berkembang menjadi suatu komunitas yang siap mandiri. Darno memang selalu membiasakan dialog dan debat di dalam kelas agar para murid memiliki sikap kritis dan kreatif, khususnya pengambilan keputusan dalam kegiatan belajar mengajar. Bahkan merekapun berhak membuang materi pelajaran dari kurikulum pemerintah yang dirasakan sangat indoktrinatif.
Ruang kelas meluas dengan seringnya dilakukan proses belajar di luar sekolah dan alam bebas, di sanalah Darno memberikan wawasan lingkungann alam dan sosial, sebuah upaya untuk membumikan ilmu pengetahuan dan menghadapkan mereka pada realita. Sekolah setingkat SLTP yang menerima anak dari umur 13-19 tahun tersebut dibangun bersama-sama dengan rekan-rekan aktivis, guru-guru kenalannya dan masyarakat dengan taktik khusus. Didaftarkan sebagai sekolah religius (Islam) membuat proses menjadi lancar karena diterapkannya syarat kurikulum pengajaran Qur-An akan mengurangi kecurigaan pada kelompok dengan 'ciri khusus' itu (keluarga eks-tapol). Pengalaman dan keberhasilan upayanya mendorong Darno untuk mengembangkan sekolahnya dengan mendirikan sekolah setingkat SMU, hal ini terlaksana tahun 1998.
:: Madrasah Aliyah Bingkat Jl. Kutilang Ujung No.152 A, Citaman Jernih, Perbaungan Deli Serdang-Medan-SUMATERA UTARA-20586 Tel: 061-7991424 e-mail: koeli@indosat.net.id

L e l y   Z a i l a n i
Lahir di Perbaungan, Deli Serdang, Sumut pada tahun 1970.
Semangat untuk memperjuangkan keadilan gender selalu ada dalam dirinya, selain karena pengamatannya pada lingkungan sekitar juga karena pengalaman pribadinya yang kerap dikekang karena ke-perempuanan-nya. Termasuk didalamnya mengenai kelelahan perempuan yang bekerja lebih lama perharinya daripada pria dengan penghargaan yang lebih sedikit, khususnya bagi yang kurang mampu karena kerap harus mengambil pekerjaan sampingan selain pekerjaan rumah tangga; juga kesehatan reproduksi seorang perempuan yang "harus" meminum pil KB dalam berkeluarga. "Kenapa harus perempuan yang meminum pil itu?", tukasnya.
Sosialisasi keadilan gender yang sekarang dilakukan melalui radio ini berawal dari kegiatan pertemuan ibu-ibu di desa Lely dengan kegiatan diskusi tentang berbagai masalah perempuan, kemudian dilengkapi dengan Sanggar Belajar Anak (untuk hal ini Lely bekerjasama dengan PKBI Medan). Saat ini Lely aktif di Yayasan HAPSARI-Perbaungan, lembaga yang mendukung program Kampanye Hak-hak Perempuan melalui radio. Ide penggunaan radio sebagai media sosialisasi keadilan gender memang bukanlah hal baru, namun dengan berbekal pengalaman sebagai penyiar, skenario dan topik acara radio yang ada, Lely menstrategikan pengorganisasian massa (perempuan pendengar program radio tersebut). Dengan didukung narasumber yang berpengalaman dan rekan-rekan LSM di Sumateara Utara, Lely berhasil mengembangkan komunikasi dan komunitas para ibu yang bisa mengekspresikan pendapat, saling peduli dan saling membantu.
:: Hapsari Kotak Pos 04 Perbaungan 20586, Deli Serdang-MEDAN Tel/Fax: 061-7990436 e-mail: hpsari@indosat.net.id

A l i   H a s a n
Lahir di Larantuka tahun 1969 dan meninggalkan tanah kelahirannya untuk berkuliah di IPB Bogor. Ali yang aktif dalam banyak kegiatan penelitian dan kegiatan pengembangan / pemberdayaan masyarakat ini, kemudian menjadi semakin sering berkegiatan di tengah masyarakat Bogor, saat ini khususnya di kecamatan Ciomas. Masalah yang ditemukan oleh Ali adalah rendahnya kualitas SDM pengelola institusi lokal, lintah darat atau rentenir serta tengkulak yang merugikan rakyak pengusaha kecil, dan campur tangan berlebihan dari aparat desa dan kecamatan terhadap Dana Bergulir yang merupakan hak rakyat.
Saat ini bersama Yayasan Bina Sarana Mandiri (BISMA) Bogor, Ali melakukan berbagai kegiatan pelatihan, pendampingan baik secara informal maupun pada lembaga Musyawarah Desa untuk meningkatkan kesadaran, kemampuan mengatasi masalah dan kemandirian dalam memperbaiki taraf hidup masyarakat.
Ide pengembangan berbasis pada masyarakat bukanlah ide baru namun hal baru dalam aktivitas Ali adalah pemanfaatan secara kreatif lembaga Musyawarah Desa, peningkatan fungsi moral agama dalam penanganan masalah sosial, manajemen institusi lokal yang transparan; sehingga ada peningkatan fungsi kontrol masyarakat yang sangat menunjang semangat kebersamaan.
Saat ini Ali berperan sebagai fasilitator, konsultan, pengamat dan sekaligus mediator antara masyarakat dengan lembaga mitra lain (misalnya PKM-UNDP). :: Bissma Gg. H. Syamsudin RT 03/RW. 04 No. 3-B Kreteg, Pagelaran, Ciomas Bogor-16610 Telp. 0251-639271 e-mail: bissma@plasa.com

C h r i s t i n a   J o s e p h
Christina menggunakan sistim hukum yang ada sebagai media kampanye untuk menunjukkan bias gender dalam konteks tradisi kultural Indonesia timur yang patriarkal. Ia mendirikan LBH-P2I, pusat krisis dan pelayanan konseling hukum bagi perempuan yang pertama di Sulawesi. Secara konsisten, ia membawa kasus-kasus ke pengadilan untuk menunjukkan adanya bias terhadap perempuan, baik dalam hukum adat maupun sipil.
:: LBH-P2I Jl. Veteran Selatan No. 181 B MAKASSAR-90135 Sulawesi Selatan Tel. 0411-853218-850069, Fax. 0411-853218-444058 e-mail: lbhp2i@indosat.net.id

E k o   T e g u h   P a r i p u r n o
Eko mengetengahkan solusi penerapan pola manajemen resiko berbasis komunitas dalam pengelolaan sumber daya alam, khususnya di kawasan rawan bencana. Perspektif dari pola ini mencakup siklus: penanganan darurat akibat bencana, pemulihan kondisi akibat bencana, pembangunan kembali akibat bencana, penanggulan potensi bencana, serta kesiapsiagaan terhadap bencana.
Melalui basis organisasi KAPPALA Indonesia yang dibangunnya tahun 1995, Teguh, 38 tahun dan lulusan Fakultas Geologi UPN Yogyakarta, adalah figur yang kreatif dengan berbagai pendekatan konteks lokal. Ia akan terus mencoba mendekati obsesinya yakni agar wacana 'manajemen resiko untuk pengelolaan sumber daya alam' dapat menjadi kebijakan yang terimplementasi secara struktural.
:: KAPPALA Indonesia Perumahan kepuh permai D. 27 Wedomartani, Ngemplak YOGYAKARTA -55584 Tel./Fax.: 0274-870323 e-mail: kappala@indosat.net.id

J u m a d i
Jumadi berusaha menyatukan kelompok pekerja perkotaan, baik formal maupun informal, di dalam sebuah organisasi yang disebut "SORAK" - Solidaritas Rakyat Kecil. Ia membantu kelompok ini untuk bekerja sama guna menemukan sendiri pemecahan masalah mereka, baik yang mereka hadapi dengan para pengambil kebijakan maupun masalah di antara mereka sendiri.
Jumadi lahir pada tahun 1971 dan dibesarkan di Sulawesi Selatan. Ia melanjutkan kuliahnya di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako, Palu.
:: SORAK Jl. S. Surumana No. 41 Palu Barat, Sulawesi Tengah Tel. 0451-4217011, Fax. 0451-421708 e-mail: advokasi@telkom.net

S u z a n a   M u r n i
Suzana adalah salah seorang pelopor di Indonesia dalam pengembangan program yang menyediakan bantuan dan informasi bagi mereka yang hidup bersama dengan virus HIV serta memperkenalkan cara-cara hidup sehat bagi orang-orang yang positif terkena HIV.
Bersama dengan Yayasan Spiritia, organisasi yang dipimpinnya, dia membantu merubah sikap masyarakat dan pandangan stereotip tentang orang-orang yang positif terkena HIV.
Suzana dibesarkan di Jakarta, dan mengenyam pendidikan seni di Amerika Serikat. Setelah kembali ke Indonesia, dia mengajar bahasa Inggris di SMA serta meneruskan profesinya sebagai desainer. Pada saat dia mendapati dirinya positif HIV di tahun 1995, dia mengalami perasaan terisolasi dan putus asa. Tetapi dengan bantuan yang penuh kasih sayang dari keluarganya, dia mampu memberikan jawaban terhadap pengalaman pribadinya, dan menemukan strategi untuk menjangkau dan mendorong perubahan.
:: Yayasan SPIRITIA Jl. Radio Dalam IV No. 10 JAKARTA-1130 Tel/Fax.: 021-72797007 e-mail: spiritia@rad.net.id

 
ASHOKA REGIONAL WEB SITES:

Ashoka International   Brazil   Canada   Czech and Slovak Republics   France
Germany  Hungary    Indonesia   Latin America   Middle East/North Africa
Nigeria   Poland   Southern Africa   Spain   Turkey   United States

©COPYRIGHT 2006 ASHOKA   •   Legal & Privacy Policy