E n d a n g S u s i l o w a t i
Pembelaan hak buruh migran
Buruh migran perempuan di pulau Lombok, secara garis besar adalah potret komunitas yang berada dalam lingkar kemiskinan, terbatas keterampilan dan akses informasinya, serta terbatas keterlibatan partisipasi pendidikannya. Melalui Yayasan Panca Karsa (YPK) yang didirikan dan dipimpinnya sejak tahun 1988, Endang, mengimplementasi program operasional bagi pembelaan hak buruh migran yang meliputi: pengorganisasian di tingkat basis (kesadaran hak), pendampingan kasus, advokasi kebijakan, serta peningkatan ekonomi kelompok masyarakat (migran).
:: Yayasan Panca Karsa Jl. Industri No. 26 A MATARAM.-83114 , NTB Telp./Fax: 0370-624304 e-mail: ypkmtr@indo.net.id
E m m y L u c y S m i t h
Penguatan hak konsumen anak
Melalui Yayasan Kepedulian kepada Konsumen Anak (KAKAK) yang ikut didirikan dan dipimpinnya sejak tahun 1997, Emmy memfokuskan perhatiannya pada pembelaan sekaligus penguatan hak-hak konsumen anak di Indonesia. Terhadap kelompok mitra Yayasan KAKAK, Emmy menerapkan pendekatan yang berbeda, seperti metode 'partisipatif anak', metode pendekatan keluarga atau orang dewasa, serta metode advokasi berdasar kasus. Dengan target membentuknya 'Pusat Informasi Konsumen Anak' serta meluasnya jumlah kelompok konsumen sadar anak-anak, maka diharapkan dapat segera mempengaruhi kebijakan dan kebiasaan konsumen.
:: KAKAK Jl. Slamet Riyadi No. 534 B Kerten-Solo Telp./Fax: 0271-711453 e-mail: kakak@idola.net.id
Z u b a e d a h (Zubie)
Masalah tingkat tinggi kawin/cerai
Fokus yang diangkat oleh Zubie adalah tingginya tingkat kawin-cerai di NTB. Hal ini menjadi masalah karena berdampak kepada kesejahteraan keluarga-ibu dan anak, tingkat kematian ibu dan bayi (NTB memiliki tingkat kematian ibu dan bayi yang ke-2 tertinggi di Indonesia), kesehatan reproduksi, kesehatan fisik dan psikologis anak, dan sebagainya.
Lewat survei, diskusi, seminar dan workshop isunya mulai diexpos kepada publik umum dan pihak pemerintah, pemuka agama, dan LSM. Akhir tahun 1999, terbentuk FRPKC (Forum Remaja Peduli Kawin Cerai), yang difasilitasi oleh Zubie. Forum ini menerbitkan majalah bulanan bagi remaja yang mendiskusikan isu kesehatan reproduksi, perkawinan, dan sebagainya. Melalui generasi muda, diharapkan isu ini dapat berkembang menjadi suatu kesadaran, yang akhirnya menghasilkan transformasi kultural.
:: YKSSI Jl. Gunung Semeru Gg. Merdeka I No. 12 Kp. Pelita Dasan Agung MATARAM-83125 Telp./Fax: 0370-629612 e-mail: ykssi@mataram.wasantara.net.id
N i M a d e I n d r a w a t i (Indra)
Pengorganisasian hak dan akses masyarakat pedesaan
Konflik antara masyarakat dan pemerintah dalam manajemen dan konservasi sumber daya alam sering dipakai untuk menyalahkan masyarakat kecil yang berdomisil dalam lingkungan taman nasional. Tahun 1993, Indra bersama para penduduk desa Sumber Kelampok, di Taman Nasional Bali Barat, membentuk KUB (Kelompok Usaha Bersama), menggabungkan tokoh organisasi tradisional Hindu maupun Islam, untuk membentuk sistem baru yang melibatkan nilai-nilai adat dalam berbagai program peningkatan pendapatan, pertanian, konservasi hutan, termasuk pembentukan sistem penyediaan air bersih, dan pendirian kelompok kerajinan tradisional. Secara keseluruhan, gerakan ini merupakan upaya reaktualisasi sistem tradisional dalam kerangka manajemen lingkungan.
:: Kelompok Usaha Bersama (KUB) Jln. Raya Singaraja-Gilimanuk Desa Sumber Klampok Kec. Gerokgok-81155 Kab. Buleleng Desa Sumberklampok, BALI
B a h r u d d i n
Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyibah - pemberdayaan petani pedesaan
Bahruddin adalah salah satu pelopor pengembangan paguyuban petani di kalangan akar rumput Jawa Tengah. Dia dan SPPQT berkecimpung dalam isu kemiskinan pedesaan dan menyediakan sarana informasi, pelatihan, penyuluhan teknis, kredit, dan berbagai pelayanan, termasuk advokasi ke tingkat kecamatan, penyediaan akses pasar, dan perkenalan metoda petanian organik terintegrasi dengan teknologi tepat guna. Bahruddin berkeyakinan bahwa organisasi petani paling efektif di tingkat lokal dengan jaringan ke daerah yang lebih luas, dan SPPQT sedang aktif dalam jaringan se-Indonesia maupun se-Asia.
:: Serikat Paguyuban Petani Qaryah Thayyiban Jl. R Mas Said No. 12 Kalibening Salatiga Telp./Fax 0298-311438 e-mail: barokah@indo.net.id
G u s t i K e t u t A g u n g (Agung Alit)
Mitra Bali - Pemberdayaan pengrajin kecil
40% populasi Bali terlibat dalam industri kerajinan, namun kebanyakan hanya sebagai produsen tanpa memiliki akses informasi mengenai harga jual produk dan siapa pembelinya, sehingga keuntungan yang mereka peroleh sangat minim. Agung Alit mengumpulkan para produsen kecil, yang berkembang menjadi Yayasan Mitra Bali, yang terlibat dalam produksi — termasuk pengawasan kualitas, negosiasi dengan pembeli, distribusi barang — dengan prinsip kemandirian, swadaya, dan pengelolaan transparan. Dari sini muncul berbagai kegiatan seperti diskusi rutin, pelatihan perhitungan biaya, berbagai lokalatih seputar produksi, dan pembentukan jaringan antara para pengrajin dengan lembaga maupun individu yang dapat berkontribusi. Dalam konsep bisnis (fair-trade) yang diterapkan digabungkan juga konsep pemberdayaan masyarakat untuk menangani isu-isu sosio-kultural yang mereka hadapi.
:: Mitra Bali Jl. Sulatri I No. 6 Denpasar, BALI-80237 Telp: 0361-295010 Fax: 0361-295616 e-mail: mitrabali@denpasar.wasantara.net.id
D a v i d S u t a s u r y a
YPBB - Yayasan Pengembangan Bioteknologi dan Biosains - lingkungan kota
Ide David berasal dari keinginan 'membawa hutan ke dalam kota', dan melalui YPBB, tahun 1998 diluncurkan program Pelita Kota, yang memperkenalkan berbagai isu lingkungan terhadap masyarakat kota dan menyediakan cara konkret peningkatan kualitas lingkungan kota, dengan harapan area hijau kota yang kini ada bisa hidup kembali, dan terbentuk kelompok masyarakat yang berkomitmen terhadap konservasi lingkungan.
YPBB menggunakan 'tiga pilar' pendekatan konservasi lingkungan — pendidikan, restorasi habitat lokal, dan dukungan masyarakat akar rumput. Dana kegiatan berasal dari fasilitator, relawan, dan donatur individual maupun institusi.
:: Yayasan Pengembangan Biosains dan Bioteknologi Jl. Awiligar Ria II No. 1 Bandung 40191. Telp./Fax: 022-2505881 e-mail: did24165@melsa.net.id
H e r l a m b a n g P e r d a n a W.
Gerakan Reklaiming - LBH Surabaya
Kiprah Herlambang dalam masalah pertanahan adalah dalam gerakan reklamasi tanpa kekerasan, melalui pendidikan petani dan penguatan institusi lokal, untuk menghasilkan solusi yang saling menguntungkan dalam masalah sengketa tanah. Dalam ketidakpastian politik di Indonesia perlu upaya mencegah terjadinya tindakan anarki dalam kasus sengketa tanah, yang dicoba diwujudkan melalui gerakan reklaiming berprinsip: anti-kekerasan, berazas demokrasi, menghargai hak manusia, keadilan, aksi kolektif, dan transparansi. Herlambang mengembangkan gagasannya dalam persiapan draft hukum mengenai perkebunan dan hak petani, penulisan buku Reklaiming dan Kedaulatan Rakyat, sambil terus bekerja di komunitas pedesaan Indonesia dalam upaya pengembangan metoda penyelesaian konflik ini ke sektor lain.
:: LBH Surabaya Jl. Kidal No. 6 Surabaya Telp. 031-5022273, 5024826 e-mail: rhp_lbh@hotmail.com
H i d a y a t P a l a l o i
Yayasan Tumbuh Mandiri Indonesia - Pengelolaan kawasan pesisir yang berbasis masyarakat
Masalah degradasi lingkungan dan kemiskinan seringkali menjadi tantangan ganda, sehingga penyelesaian masalah yang satu biasanya mengorbankan aspek yang lain. Hidayat menyelesaikan keduanya dengan mempelopori model kombinasi tambak kepiting dan konservasi hutan bakau di sepanjang daerah pesisir, diawali dengan peningkatan kesadaran dan kemampuan masyarakat.
Program dimulai dengan pelatihan penduduk dalam manajemen kelompok, rehabilitasi bakau, dan konservasi lingkungan, termasuk teknik ramah lingkungan untuk penangkapan ikan dan budidaya kepiting. Hal ini diterapkan, dengan berbagai variasi sesuai kondisi lokal, di desa-desa di 9 kecamatan di Sulawesi Selatan.
:: Yayasan Tumbuh Mandiri Indonesia Jl. Jati No. 25 Panakkung IV Makassar-90231 Sulsel Telp. 0411-440913, Fax: 0411-445058 e-mail: ytmiup@indosat.net.id
S i r i k i t S y a h
Lembaga Konsumen Media
Sirikit mendirikan organisasi media watch independen yang pertama di Indonesia. Dengan munculnya kebebasan pers, ada fenomena banyaknya penyalahgunaan yang menghasilkan informasi menyesatkan dan melupakan kode etik jurnalistik maupun hukum tentang media massa. Sirikit mengembangkan program edukasi dan monitoring bagi publik maupun kalangan pers untuk mewujudkan kebebasan pers yang bertanggung jawab. Lewat Lembaga Konsumen Media, dilakukan antara lain program radio di Surabaya, pelatihan dan lokalatih untuk jurnalis maupun publik, dan publikasi buletin dan buku. Khusus bagi kalangan media, organisasi ini memberikan input dan umpan balik berdasarkan penelitian dan pengamatan. Bagi publik diupayakan pembentukan pengertian akan kebebasan pers, fungsi media, dan aspek hukum yang berkaitan dengan media.
:: Lembaga Konsumen Media Jl. Rungkut Asri Timur VII/8 Surabaya-60293 Telp. 031-8710230, Fax: 031-8791363 e-mail: sirikitsyah@yahoo.com
|